Mahasiswa PGMI Semester VI Institut Asy-Syukriyyah Tampilkan Pentas Seni Drama Legenda Nusantara

Tangerang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Semester VI Institut Asy-Syukriyyah sukses menggelar kegiatan Pentas Seni sebagai bagian dari pengembangan kreativitas, keterampilan seni, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah pertunjukan. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menampilkan berbagai drama rakyat yang diangkat dari legenda-legenda Nusantara dan diperankan langsung oleh mahasiswa dari kelas pagi, sore, dan eksekutif. Pentas seni menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kompetensi yang akan bermanfaat ketika menjadi pendidik di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PGMI Semester VI Kelas Sore menampilkan drama berjudul “Roro Jonggrang”, sebuah legenda yang berasal dari Jawa Tengah. Penampilan ini berhasil memukau penonton melalui penghayatan karakter, tata panggung yang menarik, serta pesan moral tentang kejujuran dan konsekuensi dari sebuah tindakan. Mahasiswa menampilkan alur cerita dengan penuh kreativitas sehingga legenda yang telah dikenal masyarakat tersebut dapat disajikan secara edukatif dan menghibur.

Sementara itu, mahasiswa PGMI Semester VI Kelas Eksekutif menampilkan drama “Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari”. Kisah rakyat yang sarat dengan nilai-nilai moral ini diperankan dengan sangat baik oleh para mahasiswa. Penonton diajak menyaksikan perjalanan cerita Jaka Tarub yang menemukan selendang salah satu bidadari hingga berbagai pelajaran tentang kejujuran, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga kepercayaan.

Tidak kalah menarik, mahasiswa PGMI Semester VI Kelas Pagi menampilkan drama “Situ Bagendit”, legenda rakyat dari Jawa Barat yang mengandung pesan tentang kepedulian sosial dan bahaya sifat kikir. Dengan dukungan kostum, properti, dan penguasaan panggung yang baik, para mahasiswa berhasil menghidupkan cerita sehingga pesan moral yang terkandung dalam legenda tersebut dapat tersampaikan kepada para penonton.

Kegiatan pentas seni ini mendapat apresiasi dari dosen dan mahasiswa yang hadir. Selain menjadi sarana pembelajaran seni dan budaya, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta kepercayaan diri mahasiswa. Pentas seni merupakan bentuk implementasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengelola dan menampilkan sebuah karya seni pertunjukan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PGMI Institut Asy-Syukriyyah semakin mampu mengembangkan potensi diri dan menjadi calon pendidik yang kreatif, inovatif, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik di masa mendatang. Pentas seni juga menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berkarya dan melestarikan budaya bangsa melalui seni pertunjukan.

Bagikan
Scroll to Top