
Pamekasan– Dosen Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah, Wahyu Hidayat, turut berpartisipasi dalam kegiatan The 2nd International Conference on Islamic Thought (ICIT) 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Selasa, 5 Mei 2026.
Konferensi internasional tersebut mengangkat tema “Islamic Financial Literacy for Sustainable Development”, yang membahas pentingnya penguatan literasi keuangan syariah sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan di era modern. Kegiatan ini menghadirkan berbagai akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai perkembangan pemikiran Islam kontemporer, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Partisipasi Wahyu Hidayat dalam forum internasional ini menjadi bentuk komitmen akademisi Institut Asy-Syukriyyah dalam meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring akademik global, serta mendukung pengembangan keilmuan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.
Dalam keterangannya, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa konferensi internasional seperti ini sangat penting untuk memperkuat wawasan dosen dan mahasiswa terhadap isu-isu global terkait literasi keuangan syariah dan pembangunan berkelanjutan.
“Kegiatan ini memberikan banyak perspektif baru mengenai bagaimana literasi keuangan syariah dapat menjadi solusi dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Konferensi ini diselenggarakan oleh IAI Al-Khairat Pamekasan bekerja sama dengan Aflatoun International dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi. Sertifikat partisipasi diberikan langsung oleh Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Ali Ridho, serta CEO Aflatoun International, Roeland Monasch. WH.05/05/26.