Prodi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah Gelar PKM Bersama MSIG Life Syariah untuk Membangun SDM Keuangan Syariah Berkualitas

Jakarta, 27 Juni 2026 – Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Langkah Berkah 2026: Build Your Future in Modern Sharia Career.” Kegiatan ini terselenggara dengan bekerja sama dengan MSIG Life Syariah dalam Be More Business Forum, serta diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, profesional muda, praktisi, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap industri keuangan syariah.

Bertempat di Sinarmas Land Plaza, Sudirman, Jakarta, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui seminar, talkshow, dan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi industri. Salah satu narasumber utama adalah Dr. Irwan Maulana, Ahli Ekonomi Syariah sekaligus dosen Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah, yang menyampaikan materi mengenai peluang besar industri keuangan syariah Indonesia, perkembangan halal financial lifestyle, serta pentingnya membangun karier yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Maqashid Syariah.

Dalam paparannya, Dr. Irwan Maulana menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, peningkatan literasi keuangan syariah, transformasi digital, serta berkembangnya gaya hidup halal (halal lifestyle), industri keuangan syariah kini memasuki fase pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Namun demikian, peluang tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman syariah yang kuat.

Lebih lanjut, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep asuransi syariah sebagai implementasi nilai ta’awun (tolong-menolong), bukan sekadar mekanisme pemindahan risiko sebagaimana pada sistem konvensional. Materi juga mengulas bagaimana perencanaan keuangan syariah berperan dalam menjaga lima tujuan utama syariat (al-kulliyat al-khams), yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, sehingga perlindungan keuangan dipahami sebagai bagian dari upaya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi industri yang membahas transformasi bisnis syariah, pengembangan karier di sektor jasa keuangan, serta tantangan dan peluang profesi di era digital. Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan, diskusi, dan interaksi selama sesi berlangsung.

Sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, kegiatan PKM ini tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga membangun kesadaran bahwa profesi di industri keuangan syariah merupakan profesi yang mampu mengintegrasikan nilai ekonomi, pengabdian sosial, dan juga ibadah. Peserta didorong untuk menjadi insan profesional yang memiliki kompetensi, amanah, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Ketua Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional sekaligus memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan PKM Semester Genap ini, Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi, inklusi, dan kompetensi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Ke depan, kolaborasi antara akademisi, regulator, industri, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi profesional yang berintegritas, inovatif, dan siap menjadi penggerak utama pertumbuhan industri keuangan syariah Indonesia yang berdaya saing global.

Kegiatan PKM seperti ini juga sejalan dengan komitmen Institut Asy-Syukriyyah dalam mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, sebagaimana berbagai kegiatan PKM yang secara konsisten dipublikasikan melalui laman resmi kampus.

Bagikan
Scroll to Top